Kamis, April 11, 2019

Sky Castle Episode 9 Part 3

Flashback End

Pelatih Kim menangis. Pelatih Kim memutuskan menutup buku anak ditangannya.

Pelatih Kim berdiri, dia mengambil ponselnya lalu menghubungi Pelatih Jo, “Kamu sudah cari tahu tentang praktik mengajar Sue Lim ? Kamu masih menyelidikinya ?”


Sue Lim termenung melihati fotonya bersama tiga siswi SMA.


Pintu terketuk, Sue Lim buru – buru menutup laptop. Sue Lim mengulat pura – pura lelah usai bekerja.

“Sayang, kamu belum siap ?”, tanya Chi Young.


Sue Lim kebingungan, “Apanya ?”. Beberapa detik kemudian dia ingat. Sue Lim menghela nafas berat lalu berkata ‘ayo’ dengan malas.

“Jika kamu tidak ingin, kita tidak usah datang..”

“..Bahkan saat pesta perayaan promosiku, malah kamu yang dibuat kesal”


Sue Lim membereskan barang – barangnya di meja. Dia menolak, bagaimana pun mereka harus datang tapi Chi Young jangan kaget karena mungkin suaminya itu akan melihat pembalasannya hari ini.

Chi Young mendengus, “Apa itu ?”

“Berharap saja aku tidak perlu mengeluarkan jurus taekwondoku”


Min Hyuk mengeraskan suara bertanya kenapa Seung Hye lama sekali, mereka bisa terlambat.

“Aku datang !!!!”


Seung Hye berlari menghampiri sang suami sambil mengenakan anting. Dia ngedumel, “Kenapa mereka mengadakan pesta ? Ada apa lagi sekarang ?”


“Apa yang kamu gumamkan ?”

“Ibu Yeh Suh. Saat dia mengadakan pesta seperti ini, pasti ada alasannya. Aku hanya penasaran kali ini ada apa lagi”


Min Hyuk mulai berceramah, “Dia hanya ingin bersenang – senang dengan semua orang..”

“..Memangnya ada alasan apa lagi ?..”

“..Lain kali, kita harus mengundang semua orang untuk makan malam. Minta Se Ri datang saat liburan..”

“..’Pesta’ Penyambutan untuk Mahasiswa Universitas Harvard, Cha Se Ri”

Min Hyuk mengucap rambutnya lalu melanjutkan, “Itu alasan bagus untuk mengumpulkan orang - orang”


Min Hyuk melangkah meninggalkan sang istri. Seung Hye langsung bergumam, “Apa dia sangat ingin pamer ?”


Para tamu undangan sudah duduk mengitari meja makan keluarga Kang. 

Joon Sang mengangkat gelas minuman mengajak bersulang. Dia mengucap terima kasih karena semuanya sudah hadir.

Para ajumma pun mengucap selamat. 

Semua orang mengangkat gelas.


Jin Hee girang melihat kalung pemberiannya dipakai Suh Jin, “Astaga eonni, kalungmu cantik sekali. Kalung itu terlihat elegan”

“Sungguh ?”


Yang Woo bersuara, dia berkata ini memang acara spesial, dengan Yeh Suh dan Suh Joon menjadi pemimpin di SMA Shinhwa, tidak hanya keluarga yang bangga, tapi juga kebanggaan untuk Sky Castle.

Min Hyuk dan Joon Sang sama – sama memasang wajah congkaknya..


Joon Sang : Pidatomu berlebihan

Min Hyuk : Tentu saja, ini suatu kehormatan. Jika anak – anak tumbuh besar dan berkompeten untuk tinggal di Sky Castle seperti kita, pasti akan sangat terhormat untuk melestarikan tradisi Sky Castle.


Jin Hee membenarkan ucapan Min Hyuk sementara Seung Hye sibuk minta terus – menerus tambahan minuman alkohol pada ajumma.

Jin Hee berpikir tradisi di Sky Caslte adalah warisan terbaik yang bisa mereka berikan pada anak – anak mereka.


Suh Jin melirik Jin Hee mengkodekan agar menyudahi bosa – basinya. Jin Hee lantas berdeham lalu bertanya, “Woo Joo eomma, Soo Han bilang kamu sedang menulis novel tentang Young Jae ?”


Suasana seketika hening. Sue Lim meletakkan garpunya.

Sue Lim belum sempat menjawab karena Joon Sang bertanya memastikaan apa Sue Lim benar – benar tengah menulis buku tentang Young Jae.


“Kamu tidak menyebutkan kejadiannya di Sky Castle, bukan ?”, tanya Min Hyuk dengan raut tegang.

Suh Jin pura – pura membela Sue Lim, “Tentu saja... Dia tidak akan menyebutnya. Mungkin Jin Hee salah. Bukankah begitu, Woo Joo eomma ?”

Sue Lim  tak menjawab.


Joon Sang menaruh gelasnya, dia berujar seorang penulis bebas menulis apa pun, tapi apa Sue Lim sudah mendapat izin dari dokter Park Soo Chang.


Sue Lim akhirnya bersuara, “Aku bukan menulis reportase. Aku menulis buku anak – anak. Aku tidak akan menulis kejadian sesungguhnya tentang yang terjadi pada Young Jae dan keluarganya. Latar belakangnya memang di Sky Castle, tapi....”


Min Hyuk menyela, “Latar belakangnya di Sky Castle ? Kalau begitu, buku itu akan merusak kehormatan dan reputasi Sky Castle”

Joon Sang menyahut sewot, “Itukah yang kamu cemaskan, Prof Cha ? Yang terpenting bukanlah Sky Castle. Aku lebih mencemaskan Young Jae dan Soo Chang !”


Suh Jin memanasi keadaan, dia berkata bagaiamana pun juga tidak bagus jika orang – orang tahu hal ini pernah terjadi di Sky Castle.

Jin Hee : Ya.. Menurutku juga begitu. Jika ini apartemen, harganya pasti akan langsung turun. Langsung anjlok !

Seung Hye yang sudah sedikit mabuk ikut berkomentar, “Kamu serius dengan perkataanmu ?”


Min Hyuk lansung menatap waswas sang istri. Jin Hee mendengus, “Memangnya ada yang salah dengan ucapanku ?”


Seung Hye mengela nafas. Dia berucap penuh emosional, “Ada banyak anak – anak seperti Young Jae sekarang ini. Seharusnya ini menjadi momen terbahagia mereka, tapi orang – orang dewasa merusak segalanya ! Dan orang – orang harus mengetahuinya dari buku”, tuturnya sambil melihat Min Hyuk.


Min Hyuk malu dengan kelakuan istrinya, dia sampai berujar putus – putus, “Bisakah kamu diam, sayang ?”


Seung Hye mengacuhkannya. Seung Hye bertanya apa Jin Hee tahu Emile Zola menuduh Skandal Dreyfur.

Jin Hee menjawab ketus, “Tidak !”

“Jika Emile Zola tidak mengumpulkan keberanian, apa menurutmu dia bisa menghancurkan kegilaan rakyat Prancis yang ingin menuduh dan membunuh orang tertentu hanya karena dia Yahudi ?”


Chi Young membenarkan, “Penulis bertugas untuk mendakwa masalah sosial di waktu kejadian.......”

Jin Hee memotong, dia mengamuk, “Aku tidak peduli itu tugas mereka atau bukan ! Kenapa dia harus menulis tentang Sky Castle dan bukan tempat lain ?”


“Fakta bahwa kalian tidak terpukul karena tragedi yang menimpa keluarga Young Jae membuatku sangat terpukul. Perlombaan untuk masuk universitas bisa membuat banyak anak tewas belakangan ini. Tapi masyarakat kita tidak berubah sama sekali. Dan itu membuatku sangat sedih dan terpukul”


in Hee tertawa meremehkan karena menganggap Sue Lim berucap omong kosong. Joon Sang bertanya apa Sue Lim merasa terpuruknya dengan Soo Chang.

Chi Young yang menyahut, “Itulah sebabnya dia ingin menulis novel itu..”

“..Dia ingin memastikan agar kejadian ini tidak terulang lagi”


Joon Sang marah, “Seorang dokter yang menyelamatkan manusia dengan pisau bedah kini memburu hewan dan setiap hari berusaha keras untuk melupakannya, tapi kalian malah memanfaatkan penderitaannya hanya demi keuntungan finansial ?”

Chi Young tidak terima istrinya diejek, “Apa maksud ? Kamu tidak merasa bicaramu keterlaluan ?”


“Aku keterlaluan ? Jujur saja sejak hal yang terjadi pada Soo Chang, kamu bisa mendapatkan pekerjaan dan rumah itu, serta hidup dengan nyaman. Mau setebal apa lagi muka kalian ?”


Suasana makin memanas, Chi Young membanting garpunya, “Prof Kang !!!!?”, teriaknya. Dia kemudian bertanya  bisakah mereka bicara berdua.


Chi Young berdiri. Sue Lim memanggil suaminya dengan suara cemas.

Chi Young tersenyum, dia melarang Sue Lim khawatir.


Chi Young membungkuk hormat, dia minta maaf karena harus permisi sebentar hanya Yang Woo yang membalas bungkukannya.


Chi Young berjalan keluar, Joon Sang menggerutu, “Sikap macam apa itu di saat sedang makan ?”

Joon Sang menatap jengkel Sue Lim sebelum akhirnya melangkah menghampiri Chi Young. Yang Woo membuntuti sang senior.


Jin Hee geram, dia berujar, pepatah bilang ‘Karena nila setitik rusak susu sebelanga’, “Sulit kupercaya !!”


Min Hyuk memperingatkan kalau Sue Lim harus menulis buku itu, meski orang lain tidak setuju, dia akan membuat Sue Lim bertanggung jawab sampai selesai sebagai pengacara, dan bukan sebagai penghuni Sky Castle.


Min Hyuk bangkit, dia melipat serbet yang tadi diletakkan dipangkuannya, meletakkannya di meja lalu menyuruh Seung Hye berdiri kemudian mengajaknya pulang.

Seung Hye mengangkat tangan, “Kamu saja duluan”.


Min Hyuk menatap sang istri dalam diam. Seung Hye tersenyum sebelum akhirnya meminum alkohol.

Min Hyuk terpaksa jalan duluan.


Suh Jin tersenyum penuh kemenangan, dia meminta entah ajumma entah koki untuk membawakan hidangan penutup.


Sue Lim memanggil nama Seung Hye dan Jin Hee. Dia minta maaf, tapi bisakah dirinya bicara berdua dengan Suh Jin karena ada yang ingin dia sampaikan.

Seung Hye menepuk bahu Sue Lim, dia kemudian mengajak Jin Hee pergi.


Sebelum menyingkir Jin Hee menggancam, “kamu ingat peringatan Prof Cha bukan ? Aku akan mengawasimu ! Aku akan menuntutmu atas kasus fitnah !”


Sue Lim lanjut meminta ajumma dan koki meninggalkan mereka berdua.

Kedua orang itu menurut.


Suh Jin dan Sue Lim saling melempar tatapan tajam.

2 komentar

habis dibikin ngakak sama ulah keluarga yang woo. lanjut sedih dg yg dialami kay. dan berakhir sebal krn situasi pesta. haha benar2 drama yg keren. gomawo ya chingu. ditunggu lanjutannya,semangat :)

Siapa bilang pestanya berakhir sebal eonni :D ?


EmoticonEmoticon